Malaysia Info


         Malaysia adalah sebuah negara federal yang terdiri dari tiga belas negeri (negara bagian) dan tiga wilayah federal di Asia Tenggara dengan luas 329.847 km persegi.

         Ibukotanya adalah Kuala Lumpur, sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan federal. Jumlah penduduk negara ini mencapai 30.697.000 jiwa pada tahun 2015. Negara ini dipisahkan ke dalam dua kawasan — Malaysia Barat dan Malaysia Timur — oleh Kepulauan Natuna, wilayah Indonesia di Laut Tiongkok Selatan.

          Malaysia berbatasan dengan Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina. Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropika. Kepala negara Malaysia adalah seorang Raja atau seorang Sultan yang dipilih secara bergiliran setiap 5 tahun sekali, hanya negeri-negeri (negara bagian) yang diperintah oleh Raja/Sultan saja yang diperbolehkan mengirimkan wakilnya untuk menjadi Raja Malaysia. 


          Raja Malaysia biasanya memakai gelar Sri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong. dan pemerintahannya dikepalai oleh seorang Perdana Menteri. Model pemerintahan Malaysia mirip dengan sistem parlementer Westminster.


           Malaysia sebagai negara federal tidak pernah ada sampai tahun 1963. Sebelumnya, sekumpulan koloni didirikan oleh Britania Raya pada akhir abad ke-18, dan bagian barat Malaysia modern terdiri dari beberapa kerajaan yang terpisah-pisah. 

          Kumpulan wilayah jajahan itu dikenal sebagai Malaya Britania hingga pembubarannya pada 1946, ketika kumpulan itu disusun kembali sebagai Uni Malaya. Karena semakin meluasnya tentangan, kumpulan itu lagi-lagi disusun kembali sebagai Federasi Malaya pada tahun 1948 dan kemudian meraih kemerdekaan pada 31 Agustus 1957.

           Pada 16 September 1963 sesuai dengan Resolusi Majelis Umum PBB 1514 dalam proses dekolonialisasi, Singapura, Sarawak, Borneo Utara atau yang sekarang lebih dikenal sebagai Sabah berubah menjadi negara bagian dari federasi bentukan baru yang bernama Malaysia termasuk dengan Federasi Malaya.

           Dan pada 9 Agustus 1965 Singapura kemudian dikeluarkan dari Malaysia dan menjadi negara merdeka yang bernama Republik Singapura. saat tahun-tahun awal pembentukan federasi baru terdapat pula tentangan dari Filipina dan konflik militer dengan Indonesia.

          Bangsa-bangsa di Asia Tenggara mengalami ledakan ekonomi dan menjalani perkembangan yang cepat di penghujung abad ke-20. Pertumbuhan yang cepat pada dasawarsa 1980-an dan 1990-an, rata-rata 8% dari tahun 1991 hingga 1997, telah mengubah Malaysia menjadi negara industri baru.Karena Malaysia adalah salah satu dari tiga negara yang menguasai Selat Malaka, perdagangan internasional berperan penting di dalam ekonominya. 



          Pada suatu ketika, Malaysia pernah menjadi penghasil timah, karet dan minyak kelapa sawit di dunia. Industri manufaktur memiliki pengaruh besar bagi ekonomi negara ini. Malaysia juga dipandang sebagai salah satu dari 18 negara berkeanekaragaman hayati terbesar di dunia.


           Bangsa Melayu menjadi bagian terbesar dari populasi Malaysia. Terdapat pula Ras Tionghoa Malaysia dan India Malaysia yang cukup besar. Bahasa Melayu dan Islam masing-masing menjadi bahasa dan agama resmi negara.

          Malaysia adalah anggota perintis ASEAN dan turut serta di berbagai organisasi internasional, seperti PBB. Sebagai bekas jajahan Inggris, Malaysia juga menjadi anggota Negara-Negara Persemakmuran.

           Malaysia juga menjadi anggota D-8 (Developing-8), yakni sebuah kesepakatan untuk kerja sama pembangunan delapan negara anggotanya: Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

           Orang Malaysia mengenali sejumlah hari libur dan perayaan tahunan. Beberapa hari libur diumumkan diberlakukan pemerintah persekutuan dan beberapa lainnya diberlakukan oleh pemerintah negara bagian. Perayaan lainnya dibiasakan oleh kelompok suku atau agama tertentu, namun tidak dianggap hari libur.

           Hari libur yang paling dirayakan adalah "Hari Merdeka" pada tanggal 31 Agustus untuk memperingati kemerdekaan Federasi Malaya pada 1957, diikuti dengan Hari Malaysia pada 16 September untuk memperingati hari pembentukan Malaysia pada 1963. Hari Merdeka, juga Hari Buruh (1 May), hari lahir raja (Sabtu awal bulan Juni) dan beberapa perayaan lain adalah hari libur yang ditetapkan pemerintah persekutuan.

          Muslim di Malaysia merayakan hari raya Islam. Hari raya terbesar adalah, Idul Fitri. Hari raya ini dirayakan oleh Muslim sedunia menandai akhir Ramadan, bulannya puasa bagi Muslim. Ciri bulan baru menandakan berakhirnya Ramadan, berakhirnya masa puasa. Sebagai tambahan untuk Idul Fitri, Muslim Malaysia juga merayakan Idul Adha, Tahun Baru Islam, dan Maulid Nabi.

          Tionghoa di Malaysia turut merayakan hari-hari raya Tionghoa di dunia. Tahun Baru Imlek paling dirayakan di antara hari-hari raya yang berlangsung selama lima belas hari dan diakhiri dengan Cap Go Meh. Perayaan Tionghoa lainnya adalah Festival Qingming, Festival Perahu Naga, dan Festival Tengah Musim Gugur. Yang lainnya lagi adalah, penganut Buddha merayakan Waisak.

          Sebagian besar orang India di Malaysia adalah Hindu dan mereka merayakan Dipawali, festival cahaya, sedangkan Thaipusam dirayakan para peziarah dari pelosok negara berkumpul di Batu Caves. Terpisah dari Hindu, penganut Sikh merayakan Vaisakhi, Tahun Baru Sikh.

          Perayaan lainnya, semisal Jumat Agung (hanya di Malaysia Timur), Natal, Gawai Dayak di masyarakat Iban (Dayak), Pesta Menuai (Pesta Kaamatan) di masyarakat Kadazan-Dusun juga dirayakan di Malaysia.

          Penduduk Malaysia terdiri dari berbagai kelompok suku, dengan Suku Melayu sejumlah 50,4% menjadi ras terbesar dan bumiputra/suku asli (aborigin) di Sabah dan Sarawak sejumlah 11% keseluruhan penduduk.

          Menurut definisi konstitusi Malaysia, orang Melayu adalah Muslim, menggunakan Bahasa Melayu, yang menjalankan adat dan budaya Melayu. Oleh karena itu, secara teknis, seorang Muslim dari ras manapun yang menjalankan kebiasaan dan budaya Melayu dapat dipandang sebagai Melayu dan memiliki hak yang sama ketika berhadapan dengan hak-hak istimewa Melayu seperti yang dinyatakan di dalam konstitusi. 

          Melebihi separo bagian dari keseluruhan penduduk, bumiputra non-melayu menjadi kelompok dominan di negara bagian Sarawak (30%-nya adalah Iban), dan mendekati 60% penduduk Sabah (18%-nya adalah Kadazan-Dusun, dan 17%nya adalah Bajaus). Bumiputra non-Melayu itu terbagi atas puluhan kumpulan ras tetapi memiliki budaya umum yang sama. 

          Hingga abad ke-20, kebanyakan dari mereka mengamalkan kepercayaan tradisional tetapi kini telah banyak yang sudah memeluk Kristen atau Islam. Masuknya ras lain sedikit banyak mengurangi persentase penduduk pribumi di kedua negara bagian itu. Juga terdapat kelompok aborigin dengan jumlah sedikit di Semenanjung, mereka biasa disebut Orang Asli.

         23,7% penduduk adalah Tionghoa-Malaysia, sedangkan India-Malaysia sebanyak 7,1% penduduk. Sebagian besar komunitas India adalah Tamil (85%), tetapi berbagai kelompok lainnya juga ada, termasuk Malayalam, Punjab, dan Gujarat. Sebagian lagi penduduk Malaysia berdarah campuran Timur Tengah, Thailand, dan Indonesia. Keturunan Eropa dan Eurasia termasuk Britania yang menetap di Malaysia sejak zaman kolonial, dan komunitas Kristang yang kuat di Melaka. Sejumlah kecil orang Khmer dan Vietnam menetap di Malaysia sebagai pengungsi Perang Vietnam.

         Sebaran penduduk sangat tidak merata, dengan lebih dari 17 juta penduduk menetap di Malaysia Barat, sedangkan tidak lebih dari 7 juta menetap di Malaysia Timur. Karena tumbuhnya industri padat tenaga kerja, Malaysia memiliki 10% sampai 20% pekerja imigran dengan besarnya ketidakpastian jumlah pekerja ilegal, terutama asal Indonesia. Terdapat sejuta pekerja imigran yang legal dan mungkin orang asing ilegal lainnya. Negara bagian Sabah sendiri memiliki hampir 25% dari 2,7 juta penduduknya terdaftar sebagai pekerja imigran ilegal menurut sensus terakhir. Tetapi, gambaran 25% ini diduga kurang dari setengah gambaran yang diperkirakan oleh lembaga-lembaga swadaya masyarakat.

Sebagai tambahan, menurut World Refugee Survey 2008, yang diterbitkan oleh Komisi Pengungsi dan Imigran Amerika Serikat, Malaysia menampung pengungsi dan pencari suaka mendekati angka 155.700. Dari jumlah ini, hampir 70.500 pengungsi dan pencari suaka berasal dari Filipina, 69.700 dari Myanmar, dan 21.800 dari Indonesia. Komisi Pengungsi dan Imigran Amerika Serikat menamai Malaysia sebagai salah satu dari sepuluh tempat terburuk bagi pengungsi karena adanya praktik diskriminasi negara kepada pengungsi. Petugas Malaysia dilaporkan memulangkan pendatang secara langsung kepada penyelundup manusia pada 2007, dan Malaysia menugaskan RELA, milisi sukarelawan, untuk menegakkan undang-undang imigrasi negara itu.



Pariwisata Negara Malaysia

Berikut merupakan sebagian objek wisata populer di Malaysia.

  • Gunung Kinabalu
  • Bukit Bendera, Pulau Pinang
  • Cameron Highlands, Pahang
  • Genting Highlands, Pahang
  • Gunung Jerai, Kedah
  • Gunung Kinabalu, Sabah
  • Gunung Ledang, Johor
  • Gunung Tahan, Pahang
  • Air terjun Lata Kinjang, Perak
  • Air terjun Kota Tinggi, Johor
  • Air terjun Telaga Tujuh, Kedah
  • Jeram Toi, Negeri Sembilan
  • Batu Feringghi
  • Batu Ferringghi, Pinang
  • Pantai Cahaya Bulan, Kelantan
  • Pantai Cherating, Pahang
  • Pantai Desaru, Johor
  • Pantai Merdeka, Kedah
  • Pantai Morib, Selangor
  • Pantai Tanjung Aru, Sabah
  • Pantai Teluk Batik, Perak
  • Port Dickson, Negeri Sembilan
  • Rantau Abang, Terengganu
  • Teluk Danga, Johor
  • Pulau Langkawi
  • Pulau Kapas, Terengganu
  • Pulau Langkawi, Kedah
  • Pulau Pangkor, Perak
  • Pulau Payar, Kedah
  • Pulau Pemanggil, Johor
  • Pulau Perhentian, Terengganu
  • Pulau Redang, Terengganu
  • Pulau Sibu, Johor
  • Pulau Sipadan, Sabah
  • Pulau Tioman, Pahang
  • Lainnya
  • KLCC (Kuala Lumpur City Centre)
  • A Famosa, Melaka
  • Batu Caves, Selangor
  • Danau Kenyir, Terengganu
  • Gedung Sultan Abdul Samad, Kuala Lumpur
  • Masjid Jamek, Kuala Lumpur
  • Masjid Negara, Kuala Lumpur
  • Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur
  • Menara Kuala Lumpur, Kuala Lumpur
  • Sumur Hang Tuah, Melaka
  • Taman Negara Malaysia, Pahang, Kelantan dan Terengganu
  • Taman Negara Niah, Sarawak
  • Zoo Negara, Kuala Lumpur

Admin Tuesday, July 3, 2018
Kota Yogyakarta Dengan Ke Arifan Lokalnya


Daerah Istimewa Yogyakarta, dikenal sebagai kota pariwisata, kota budaya, kota pelajar dan asih banyak sederet julukan untuk kota ini. Namun yang jelas, Kota Yogyakarta memiliki beberapa ikon istimewa, dimana jika kita sudah pernah ke Yogyakarta tapi belum sempat mengunjungi ikon-ikon wisata di Kota Gudeg tersebut, seolah kita belum pernah ke Yogyakarta. Berikut ikon heritage Kota Yogyakarta :
1. Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta adalah sebuah tugu atau monumen yang sering dipakai sebagai simbol atau lambang dari kota Yogyakarta. Tugu ini dibangun oleh Hamengkubuwana I, pendiri kraton Yogyakarta. Tugu yang terletak di perempatan Jl Jenderal Sudirman dan Jl. Pangeran Mangkubumi ini, mempunyai nilai simbolis dan merupakan garis yang bersifat magis menghubungkan laut selatan, kraton Jogja dan gunung Merapi. Pada saat melakukan meditasi, konon Sultan Yogyakarta pada waktu itu menggunakan tugu ini sebagai patokan arah menghadap puncak gunung Merapi.
Apa yang menarik dan unik dari tugu ini? Sekilas terlihat biasa tetapi memiliki sejarah dan makna yang luar biasa, Tugu Jogja dibangun lurus keselatan menuju ke Kraton, dan pantai selatan dan lurus keutara menuju puncak gunung merapi seakan terdapat garis imajiner yang menghubungkannya (Gunung Merapi – Tugu Jogja – Kraton Yogya – Pantai Selatan). Tugu jogja memiliki arti dalam bahasa jawa “manunggaling kawulo gusti” yang artinya mendekatkan diri antara rakyat Jogja dengan Sang Pencipta. Merapi dan pantai Parangtritis (pantai selatan) merupakan titik pusat api dan air yang dibatasi oleh keraton sebagai pembatas antara kedianya dan Keraton juga sebagai titik keseimbangan vertikal dan horizontal.
2. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta (Jogja) atau sering disebut dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terletak di jantung provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY), Indonesia. Karena tempatnya berada di tengah-tengah Jogja, dimana ketika di ambil garis lurus antara Gunung Merapi dan Laut Kidul, maka Keraton menjadi pusat dari keduanya.
Keraton atau Kraton Jogja merupakan kerajaan terakhir dari semua kerajaan yang pernah berjaya di tanah jawa. Ketika kerajaan hindu-budha berakhir kemudian di teruskan dengan kerajaan islam pertama di Demak, lalu berdiri kerajaan yang lain seperti Mataram islam yang di dirikan oleh Sultan Agung lalu berjalan dan muncul Keraton Jogja yang didirikan oleh Sultan Hamengku Bowono I. Hingga sekarang, keraton Jogja masih menyimpan kebudayaan yang sangat mengagumkan.
3. Benteng Vredeburg

Benteng yang dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda ini digunakan untuk menahan serangan dari Kraton Yogyakarta. Dengan parit yang mengelilinginya, benteng yang berbentuk segi empat ini memiliki menara pengawas di keempat sudutnya dan kubu yang memungkinkan tentara Belanda untuk berjalan berkeliling sambil berjaga-jaga dan melepaskan tembakan jika diperlukan.Pada dasar meriam di kubu bagian selatan, Kraton Yogyakarta dan beberapa bangunan bersejarah lainnya termasuk kepadatan lalulintas di sekitarnya terlihat dengan jelas.
Dibangun pada tahun 1765 oleh Belanda, Museum dengan luas kurang lebih 2100 meter persegi ini mempunyai beberapa koleksi antara lain:
  • – Bangunan-bangunan peninggalan Belanda, yang dipugar sesuai bentuk aslinya.
  • – Diorama-diorama yang menggambarkan perjuangan sebelum Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan masa Orde Baru.
  • – Koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, dan lukisan tentang perjuangan nasional dalam merintis, mencapai, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia.
SEJARAH
Museum Benteng Yogyakarta, semula bernama “Benteng Rustenburg” yang mempunyai arti “Benteng Peristirahatan” , dibangun oleh Belanda pada tahun 1760 di atas tanah Keraton. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, sekitar tahun 1765 – 1788 bangunan disempurnakan dan selanjutnya diganti namanya menjadi “Benteng Vredeburg” yang mempunyai arti “Benteng Perdamaian”.Secara historis bangunan ini sejak berdiri sampai sekarang telah mengalami berbagai perubahan fungsi yaitu pada tahun 1760 – 1830 berfungsi sebagai benteng pertahanan, pada tahun 1830 -1945 berfungsi sebagai markas militer Belanda dan Jepang, dan pada tahun 1945 – 1977 berfungsi sebagai markas militer RI.Setelah tahun 1977 pihak Hankam mengembalikan kepada pemerintah.
Oleh pemerintah melalui Mendikbud yang saat itu dijabat Bapak Daoed Yoesoep atas persetujuan Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku pemilik, ditetapkan sebagai pusat informasi dan pengembangan budaya nusantara pada tanggal 9 Agustus 1980.Pada tanggal 16 April 1985 dipugar menjadi Museum Perjuangan dan dibuka untuk umum pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 23 November 1992 resmi menjadi “Museum Khusus Perjuangan Nasional” dengan nama “Museum Benteng Yogyakarta”.Bangunan bekas Benteng Vredeburg dipugar dan dilestarikan. Dalam pemugaran pada bentuk luar masih tetap dipertahankan, sedang pada bentuk bagian dalamnya dipugar dan disesuaikan dengan fungsinya yang baru sebagai ruang museum.
4. Taman Sari

Taman Sari Jogja atau Taman Sari Yogyakarta atau Taman Sari Water Castle adalah salah satu obyek wisata sejarah di Yogyakarta yang sangat terkenal dan sangat banyak dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.Bentuk arsitekturnya yang sangat unik membuat situs sejarah yang juga disebut sebagai Istana Air Taman Sari Jogja Yogyakarta ini juga menjadi cagar budaya di Yogyakarta.Hampir semua turis yang mengunjungi Yogyakarta bisa dipastikan tidak akan ketinggalan juga mengunjungi Taman Sari Jogja Yogyakarta ini.

Admin Friday, June 15, 2018
Kota Surabaya Dengan Pesonanya

Setiap kota pastilah mempunyai landmark-nya sendiri. Tidak hanya satu, banyak landmark bisa ditemui jika anda mengunjungi suatu kota. Begitu juga dengan Surabaya. Berikut ini adalah .. landmark yang pantas untuk didatangi ketika mengunjungi Surabaya.

1. Patung Sura dan Baya




Patung Surabaya merupakan ikon kebanggan kota Surabaya. Sebenarnya patung ini tersebar hampir di seluruh kota. Hanya saja yang tersohor adalah patung Sura dan Baya di depan Kebun Binatang Surabaya dan di BMX Skate Park. Patung tersebut menggambar seekor ikan Sura dan Buaya sedang berkelahi satu sama lain. Konon, Sura dan Baya bertarung untuk memperebutkan wilayah teritorial kekuasaan.

2. Monumen Tugu Pahlawan Surabaya



Monumen yang terletak di tengah kota Surabaya ini dibangun untuk memperingati pertempuran 10 November 1945. Monumen Tugu Pahlawan ini juga sebagai simbol untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur pada pertempuran tersebut. Selain Tugu Pahlawan, di kawasan monumen ini juga terdapat Museum Sepuluh November. Museum ini berisikan benda-benda bersejarah peninggalan perjuangan rakyat Surabaya.

3. Monumen Kapal Selam



Warga Surabaya biasa menyebut monumen ini dengan nama Monkasel, singkatan dari Monumen Kapal Selam. Monumen ini cukup mudah dikenali karena bentuknya yang mencolok. Kapal Selam jenis Whiskey Class buatan Rusia ini pernah digunakan untuk melindungi wilayah maritim Indonesia pada masanya. Tentu mengunjungi Monkasel bisa menjadi salah satu pilihan wisata yang mendidik. Pengunjung bisa melihat bagaimana isi dalam sebuah kapal selam.

4. Taman Bungkul



Taman yang berlokasi di Jalan Darmo ini merupakan salah satu taman kebanggan warga Surabaya. Bagiamana tidak, taman ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai taman terbaik se-Asia yang diberikan oleh PBB. Taman ini menjadi salah satu tempat wisata bagi warga Surabaya untuk menikmati suasana hijau dan segar di tengah kota. Taman Bungkul selalu ramai dikunjungi oleh warga dari pagi hingga malam dan merupakan bagian dari Kota Surabaya yang pantas untuk dibanggakan.

5. Monumen Bambu Runcing



Bambu runcing diceritakan menjadi salah satu senjata pilihan arek-arek Suroboyo dalam menghadapi penjajah. Dikisahkan, bambu runcing dibuat karena terbatasnya peralatan tempur modern yang ada pada kala itu. Untuk memperingati hal tersebut itulah Monumen Bambu Runcing yang terletak di Jalan Panglima Sudirman ini dibuat. Monumen ini terdiri dari 5 buah pilar yang menyerupai bambu runcing dan dibuat dengan ketinggian yang tidak sejajar.

6. Monumen Jalesveva Jayamahe



Nama Jalesveva Jayamahe diambil dari motto Angkatan Laut Indonesia, yang mempunyai arti Di Laut Kita Berjaya. Monumen yang terletak di dermaga Ujung Surabaya ini menggambarkan sosok perwira TNI Angkatan Laut berpakaian Pakaian Dinas Upacara lengkap dengan pedang kehormatan yang sedang menerawang ke arah laut. Seakan siap menantang gelombang dan badai yang ada di lautan. Monumen Jalesveva Jayamahe menggambarkan generasi penerus bangsa yang yakin dan optimis untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

7. Jembatan Suromadu



Jembatan Suromadu merupakan jembatan yang terletak di Selat Madura untuk mengubungkan pulau Jawa dengan Pulau Madura. Suromadu sendiri merupakan singkatan dari Surabaya dan Madura. Jembatan sepanjang 5.843 meter ini merupakan jembatan terpanajang di Indonesia saat ini.

Admin
Kota Lampung Serba Serbi KeElokkannya
Lampung sebagai beranda sumatera tentunya memiliki beberapa ikon atau ciri khas yang apabila setiap orang melihatnya pun akan langsung mengenali bahwa ikon tersebut merupakan ciri khas bagian dari Lampung yang mungkin sudah tidak dapat dipisahkan lagi dan semakin menjadikan Lampung semakin dikenal oleh banyak wisatawan baik Domestik maupun wisatawan Mancanegara.

Pada kali ini Saya mengajak anda  untuk mengenal beberapa ikon ciri khas Lampung yang tentu saja berdasarkan versi Saya dalam 7 Ikon ciri khas Lampung.

Baiklah dari 7 Ikon ciri khas Lampung tersebut antara lain yaitu :

1. Menara Siger



Menara Siger yang terletak di Pelabuhan Bakauheni ini merupakan salah satu ikon Khas Lampung yang dapat terlihat dari pelabuhan Bakauheni, bahkan bagi anda yang akan berkunjung ke Lampung menggunakan angkutan laut (Armada Kapal Ferry) dari pelabuhan Merak, Banten, sebelum kapal yang anda tumpangi akan menepi di Pelabuhan Bakauheni, Menara Siger ini sudah dapat terlihat jelas sekali, bahkan di Malam hari menara Siger ini dapat anda lihat dengan jelas karena dihiasi dengan banyak penerangan Lampu.

2. Pelabuhan Bakauheni



Jika pada urutan pertama menara Siger maka pada urutan kedua sudah pasti adalah Pelabuhan Bakauheni yaitu dimana menara Siger tersebut terletak. Pelabuhan Bakauheni sering dikaitkan sebagai ikon terkenal Lampung karena pelabuhan Bakauheni tersebut merupakan satu-satunya pelabuhan laut yang menjadikan Lampung sebagai Pintu Gerbang pulau Sumatera.

3. Bandara Raden Intan II

Bandara Raden Intan II ini terletak di Natar, Lampung Selatan. Jika Pelabuhan Bakauheni terkenal sebagai pintu gerbang Sumatera maka Bandara Raden Intan II di Kenal sebagai Landasan Pesawat terbang yang merupakan pintu gerbang Lampung melalui Jalur Udara. Jarak antara bandara Raden Intan II dengan pusat Kota Bandar Lampung sekitar 30 Km, yang dapat di tempuh dengan waktu 35 Menit menggunakan kendaraan roda dua.

4. Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas terletak di Labuhan Ratu, Lampung Timur. Yang merupakan sebuah Taman Nasional tempat Pusat Latihan Gajah serta tempat konservasi Badak dan Gajah. Gajah-gajah yang ada di Way Kambas ini di latih agar dapat dengan mudah melakukan perintah sesuai yang diajarkan oleh pawangnya. Atraksi Gajah yang dapat anda lihat pada Taman Nasional Way Kambas ini antara lain yaitu : Gajah bermain Bola, Melakukan adegan sirkus dan lain sebagainya.

5. Gajah Lampung


Gajah Lampung menjadi salah satu Ikon Lampung yang terkenal tentunya tidak lepas dari pengaruh Taman Nasional Way Kambas yang di sebutkan pada artikel di atas tadi. Gajah Lampung di kenal sebagai Gajah yang sangat terlatih meskipun tidak semua Gajah yang ada di Way Gambas merupakan Gajah yang sudah jinak, Karena di dalam Taman Nasional Way Kambas masih banyak terdapat Gajah liar dan binatang-binatang yang dilindungi yang lainnya seperti Harimau, Badak, Kera dan Rusa. Bahkan saking terkenalnya Gajah Lampung di Indonesia, Tim Sepak Bola asal Lampung (Lampung FC) mendapatkan julukan Gajah Beringas.

6. Bundaran Gajah, Bandar Lampung.

Bundaran Gajah yang berada di Kota Bandar Lampung ini sebenarnya merupakan sebuah bundaran dengan tugu adipura kencana di tengahnya, yang dihiasi patung gajah pada sekeliling bundaran tersebut. Mungkin karena banyak patung gajahnya sehingga masyarakat lebih mudah menyebutnya dengan sebutan Bundaran Gajah. Bundaran Gajah ini saat ini bukan hanya menjadi Ikon Bandar Lampung yang terkenal sebagai Kota yang bersih tetapi juga telah menjadi Ikon Lampung yang terkenal, bahkan ada salah satu keluarga admin Media Lampung yang minta diantarkan melihat bundaran Gajah karena penasaran melihat gambar bundaran Gajah ini melalui internet. Dan Bundaran Gajah ini biasanya banyak dijadikan sebagai Obyek Fotografi oleh kebanyakan orang yang berkunjung ke Lampung.

7. Tapis Lampung

Tapis Lampung, siapa yang tidak mengenal Tapis Lampung. Kain hasil kerajinan tangan khas Lampung ini sudah mendunia. Layaknya Ulos di kota Medan, Kain Tapis Lampung menjadi salah satu Ikon ciri khas Lampung yang terkenal dan Tapis Lampung ini merupakan cagar budaya asli Lampung yang wajib untuk dilestarikan oleh masyarakat Lampung, selain itu Kain Tapis Lampung dapat anda jadikan sebagai bahan cindera mata atau oleh-oleh bagi anda yang ingin berkunjung ke Lampung.

Admin
Kota Palembang Dengan Keindahhannya Itu

Palembang merupakan salah satu kota besar yang ada di Sumatera Selatan. Jika kita mendengar nama Kota Palembang, pikiran kita langsung mengarah ke kulinernya berupa pempek. Karena saking terkenalnya, pempek Palembang itu kini sudah sampai di seluruh Indonesia. Tidak hanya kulinernya saja yang terkenal namun Palembang juga terkenal dengan Sungai Musi serta Jembatan Ampera. Jembatan Ampera merupakan jembatan yang menjadi bukti penderitaaan rakyat Indonesia. Ampera sendiri singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Sungai Musi dan Jembatan Ampera ini tidak bisa dipisahkan bagai dua sisi koin yang saling terikat satu sama lain. Palembang dulunya merupakan kerajaan baharai Buddha terbesaar yang ada di Asia Tenggara. Hal itu dikarenakan kerajaan Sriwijaya berada di Palembag dan kerajaan itu mendominasi Nusantara dan juga semenanjung Malaya di abad e-9. Kota Palembang ini juga dijuluki sebagai buminya Sriwijaya. Oleh sebab itu untuk mengenal kerajaan Sriwijaya tersebut, nama kerajaan itu dijadikan sebagai salah satu universitas di Palembang yaitu Universitas Sriwijaya ( UNSRI ). Berikut ini adalah tempat wisata di Palembang yang menarik untuk dikunjungi :

  1. Jembatan Ampera dan Sungai Musi
jembatan-amperaTempat wisata pertama yang harus anda kunjungi ketika berada di Palembang adalah Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Tempat ini wajib untuk anda kunjungi dikarenakan jembatan ini dan Sungai Musi merupakan ikon dari Kota Palembang. Anda tidak bisa dikatakan mengunjungi Palembang jika anda belum mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Sama halnya dengan anda tidak bisa dikatakan mengunjungi Jakarta jika anda tidak datang ke Monas.
Jembatan Ampera adalah jembatan yang dibuat oleh rakyat Indonesia. Anda bisa berkunjung ke jembatan ini pada malam hari, hal itu dikarenakan saat malam hari jembatan Ampera akan sangat eksotik dipenuhi dengan lampu. Pada tahun 1962 jembatan ini digunakan untuk penghubung dari Ulu dan juga Ilir. 50 meter dari Jembatan Ampera ini ada pusat souvenir dan juga makanan, Pusat souvenir dan makanan itu memudahkan wisatawan untuk berburu kuliner dan juga berburu oleh oleh.
  1. Masjid Cheng Hoo Palembang
masjid-cheng-hooBagi anda yang beragama muslim jangan lupa untuk berkunjung ke masjid satu ini. Masjid ini bisa anda jadikan sebagai tempat wisata religi untuk kaum muslim. Sesuai dengan namanya, masjid ini merupakan masjid yang bergaya Tionghoa. Masjid tersebut merupakan bukti bahwa di bangsa China itu memiliki hubungan dengan agama islam. Masjid ini berwarna merah, sesuai dengan masyarakat China yang menyukai warna merah dan menganggap warna merah merupakan warna sakral. Oleh sebab itu masjid ini pun memiliki warna merah terang. Sama halnya dengan warnanya, semua ornamen yang ada di masjid ini nuansanya adalah nuansa China.
Di dalam masjid ini ada bangunan yang menyerupai dengan Kelenteng tempat peribadahan orang Khonghucu. Bangunan itu ada disamping dari masjid ini. Sehingga selain anda bisa beriwisata religi ke masjid tersebut, anda juga bisa melihat lihat isi dari kelenteng yang ada di sebelah masjid.
  1. Bukit Siguntang
bukit-siguntangBagi anda yang suka dengan suasana pegunungan atau pemandangan yang hijau anda bisa berkunjung ke Bukit Siguntang. Tempat wisata ini adalah salah satu tempat wisata yang tidak boleh untuk dilewatan. Hal itu dikarenakan anda akan merasakan kesegaran dan juga keindahan saat berada di Bukit Siguntang tersebut. Letak dai bukit ini ada di Bukit Lama, kecamatan Ilir Barat. Tinggi dari Bukit Siguntang setinggi 29 sampai dengan 30 meter di atas permukaan laut sehingga bukit ini sebenarnya tidak terlalu tingggi untuk tinggi sebuah bukit. Meski begitu jangan lupa anda tetap membawa bekal makanan dan minuman sebab saat naik ke bukit ini tetap diperlukan tenaga yang ekstra.
Banyak orang palembang percaya bahwa bukit ini dulunya banyak dijadikan sebagai tempat untuk beribadah dan juga digunakan sebagai tempat persemedian. Kegiatan yang bisa anda lakukan disini selain menikmati keindahan yang ada adalah anda bisa melakuk ziarah di makam makam bangswan di jaman dahulu, bangsawan itu memiliki jasa yang sangat penting bagi Palembang. Bangsawan bangsawan itu merupakan pendiri Kota Palembang. Karena makam yang ada di tempat tersebut ddan fungsinya pada jaman dahulu membuat masyarakat Palembang percaya bahwa Bukit itu adaah tempat yang sakral dan suci sehingga jika datang ke tempat ini tidak boleh memiliki niat yang buruk dan berkata kotor.
  1. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
museum-sultan-mahmud-badaruddinBerwisata ke suatu tempat tidak akan lengkap rasanya jika tidak melakukan wisata sejarah. Wisata sejarah ini sangat penting dilakukan untuk mengenang kota tesebut lebih dekat. Agar liburan yang anda lakukan tidak hanya mendapatkan kesenangan saja, anda bisa mendapatkan ilmu pengetahuan baru. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini adalah tempat yang bisa digunakan untuk mengenang berbagai macam peninggalan dari krajaan Palembang.
Lokasi museum ini berada di Jembatan Ampera dan juga Benteng Kuto Besak. Museum ini sangat unik dan desain arsitekturnya pun unik dilihat dari kedua tangganya yang melingkar dari kedua sisi. Berbagai macam peninggalan dari Kerajaan Palembang ini disimpan di museum ini, museum ini pun juga berguna untuk melestarikan benda benda bersejarah yang ada di Palembang agar barang barang peninggalan itu tidak punah.
  1. Benteng Kuto Besak
benteng-kuto-besakSalah satu tempat wisata yang bisa anda kunjungi selanjutnya di Palembang. Letak dari benteng ini dekat dengan jembatan Ampera. Bisa dikatakan bahwa jembatan ampera ini dekaat dengan berbagai macam tempat wisata yang ada di Palembang. Oleh sebab itu tempat pertama yang bisa anda kunjungi ketika berada di Palembang adalah Jembatan Ampera, sehingga anda ketika udah berada di Jembatan Ampera akses untuk menuju tempat wisata lainnya yang ada di Palembang akan semakin mudah.
Adanya Benteng Kuto Besak ini menjadi bukti bahwa keraaan Palembang Darussalam tersebut berjaya dan berkembang d Indonesia. Melihat benteng Kuto Besak yang ada di Palembang ini mengingatkan kita dengan benteng Vredeburg yang ada di Kota Yogyakarta. Kedua benteng itu pun sama sama mengingatkan wisatawan akan perjuangan bangsa Indonesia pada saat jaman penjajahan. Di dalam Benteng Kuto Besak terdapat kantor kesehatan Kodam Sriwijaya 2 dan juga rumahsakit. Bahkan tempat tersebut adalah benteng yang dibangun menggnakan dinding batu. Fungsi benteng ini pada jaman dahulu adalah digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh. Meski sudah dibuat sejak jaman dahulu, benteng ini tetap kokoh dan tidak rapuh.
  1. Masjid Agung Sultan Mahmud
masjid-agung-sultan-mahmudMendengar namanya berupa Masjid Agung kita bisa menyimpulkan bahwa masjid ini merupakan masjid yang besar sesuai namanya. Masjid ini juga disebut sebagai Masjid Merah, dinamakan Masjid Agung dikarenakan masjid ini adalah masjid yang paling besar di Sumatera Selatan. Tidak hanya namanya saja yang Agung, namun masjid ini pun bisa menampung banyak jamaah di dalam masjid ini. Kurang lebihnya ada 15 ribu jamaah bisa ditampung di dalam masjid ini. Letaknya yang ada di pusat kota Palembang pun menjadikan masjid ini begitu strategis untuk dijangkau. Anda bisa menunaikan ibadah sholat di masjid ini sambil meliht keindahan dan keelokan masjid ini. Ketika anda ingin berwisata ke masjid ini usahakan jangan saat berhalangan atau menstruasi, jikalau memang sedang menstruasi sebaiknya jangan masuk ke dalam ruangan inti masjid. Berkunjung di masjid ini saat malam hari adalah saat yang tepat sebab masjid ini akan terlihat indah saat malam hari tiba.
  1. Kantor Walikota Palembang
kantor-walikota-palembangMeskipun merupakan bangunan yang formal, beberapa kantor walikota menjadi terbuka untuk publik. Misalnya saja adalah kantor walikota Bandung dan juga Kantor Walikota Palembang. Kantor Walikota yang ada di Palembang ini bisa anda jadikan sebagai tujuan wisata ketika berada di Palembang. Letak gedung ini ada di pusat kota sehingga akses untuk menuju ke gedung ini lumayan mudah. Sebenarnya gedung ini awalnya dijadikan sebagai menara untuk air dimana memiliki fungsi sebagai pengalir air agar bisa sampai ke seluruh kota Palembang. Sehingga sebelum menjadi gedung walikota gedung ini disebut dengan gedung ledeng atau gedung sumber air.
Ketika berkunjung ke tempat ini anda bisa tahu berbagai macm informasi mengenai Kota Palembang. Anda pun juga masih bisa melihat bekas bekas alat pengalir air ke seluruh kota yang masih tertinggal di gedung tersebut.
  1. Kembang Iwak Famiily Park
kembang-iwak-family-parkMendengar namanya yang unik anda tentu menjadi bertanya tanya sebenarnya wisata seperti apa yang ada di tempat tersebut. Nama tempat wisata tersebut menggunakan bahasa jawa dan juga bahasa inggris dimana artinya adalah taman bunga ikan keluarga. Mendengar namanya tersebut pikiran kita langsung mengarah taman yang dipenuhi dengan bunga, ikan dan digunakan sebagai tempat wisata keluarga. Sebenarnya tempat wisata ini merupakan tempat wisata berupa danau yang ada di pusat kota. Letak dari danau ini berdekatan sekali dengan tempat tinggal walikota Palembang.
Disini wisatawan akan bisa melihat berbagai macam tempat rekreasi lainnya dan tentunya tempat rekreasi itu menarik. Yang paling menarik dari tempat wisata ini adalah adanya air mancur dengan lampu sorotnya yang warna warni. Oleh sebab itu mengunjungi tempat wisata ini sangat bagus dilakukan saat malam hari Jika tidak berkunjung saat malam hari pengunjung tidak akan bisa melihat keindahan air mancur dengan sorot cahayanya yang warna warni seperti pelangi. Kegiatan yang menarik adalah duduk di tepi danau sambil melihat keindahan air mancur dengan sorot warna warniya tersebut.
  1. Hutan Punti Kayu
hutan-punti-kayuBagi anda yang memiliki kekasih jangan lupa untuk berlibur di tempat wisata yang satu ini. Hal itu dikarenakan tempat wisata yang satu ini adala tempat romantis dan juga tempat eksotik. Lokasi dari tempat wisata ini sekiatr 7 km dari pusat kota. Sedangkan luas dari Huatn Punti ini sekitar 50  hektar. Hutan Punti dibangun pada tahun 1998 dan dijadikan sebagai hutan lindung sebab fungsi ekologis yang ada di dalam hutan ini dlindungi. Yang dilindungi dari hutan ini adalah tata air dan juga kesuburan tanah yang ada di hutan lindung. Bisa dikatakan bahwa susunan tanah dan juga kesuburan tanah yang ada di hutan ini masih terjaga dengan baik selain itu tanah masih subur.
Hutan Punti Kayu ini kan memberikan panorama yang indah bagi pengunjung yang datang kesana. Panorama yang indah tersebut berupa hutan pinus yang hijau membentang dan didalamnya ada kebun binatang mini. Ada beberapa flora dan fauna yang dilindungi ada di dalam hutan itu Contoh fauna yang dilindungi di hutan tersebut adalah kera ekor panjang, gajah dan masih banyak lagi lainnya. Kegiatan yang bisa dilakukan di Hutan Punti Kayu adalah atraksi gajah, berenang, menunggang kuda dan masih banyak lagi lainnya. Fasilitas yang ada di sana adaah dermaga perahu, joglo, panggung terbuka dan juga jembatan gantung. Tidak mengherankan karena fasilitasnya yang lengkap banyak orang yang datang untuk berlibur kesini. Untuk hari biasa senin sampai dengan jumat harga tiket masuknya adalah 10 ribu rupiah untuk dewasa dan anak anak tiketnya adalah 5 ribu rupiah. Berikut ini adalah beberapa informasi tentang Hutan Punti Kayu ini:
  • Jam operasional. Untuk jam operasional ini berbeda saat weekend dan juga weekdays. Saat weekdays atau hari Senin sampai dengan jumat jam operasional sekitar pukul 9 pagi sampai dengan pukul 4 sore. Untuk weekend jam bukanya bisa sampai jam 5 sore.
  • Parkir. Biaya parkir antara mobil dan motor pun berbeda, untuk mobil biaya parkir yang dikeluarkan adalah 10 ribu rupiah dan juga untuk motor biaya parkirnya sebesar 7 ribu rupiah.
  • Wahana. Tiket masuk yang dipungut tersebut berbeda dengan tiket masuk setiap wahana dimana setiap wahana yang dimasuki akan dipungut biaya sekitar 10 ribu, untuk masuk ke wilayah kebun binatang mini pengunjung hanya akan dikenakan biaya masuk sekitar seribu rupiah. Biaya yang dikeluarkan tersebut akan membuat pengunjung bisa melihat 20 macam jeni satwa yang ada di kebun binatang mini itu.
  1. Pulau Kemaro
pulau-kemaroPalembang yang dulunya menjadi pusat kerajaa bahari terbesar di Indonesia membuat Palembang memiliki tempat wisata berupa air dan perairan yang menakjubkan. Salah satu tempat wisata bahari yang patut untuk anda kunjungi adalah Pulau Kemaro. Pulau ini adalah tempat wisata yang menarik bagi wisatawan sehingga tidak mengherankan jika pulau ini akan penuh saat musim liburan tiba. Pulau Kemaro lokasinya ada di tengah perairan Sungai Musi. Selain anda bisa melihat keindahan dan keelokan Sungai Musi, pengunjung bisa melihat kondisi di Pulau tersebut. Pulau ini letaknya berada di 6 KM dari Jembatan Ampera. Karena letaknya yang strategis dengan ikon dari Kota Palembang, pulau ini banyak dikunjungi ketika liburan tiba. Obyek wisata yang menarik di pulau ini adalah vihara. Vihara tersebut masih berfungsi sampai dengan saat ini, sehingga tidak mengherankan jika saat berkunjung kesana anda bisa meihat banyak umat Budhha yang berdoa dan berziarah di Vhara tersebut. Selain Vihara itu pengunjung bisa melihat makam seorang putri cantik Palembang.

Kisah putri ini pun dijadikan sebagai legenda. Kisah dari Putri itu adalah putri itu menikah dengan anak raja dari negara China, mas kawin yang diberikan adalah 9 guci emas. Namun untuk menghindari bajak laut, guci emas tersebut ditutupi degan sayuran sebab dikirim melalui jalur perairan. Ketika anak raja melihat yang datang hanyalah sayuran, maka sayuran tersebut dibuangnya ke Sungai Musi. Ketika sang anak raja tahu bahwa guci tadi bersama sayuran yang telah dibuangnya ke sungai, anak raja itu pun menyesal dan menceburkan diri ke sungai. Setelah beberapa lama suaminya tidak muncul, puteri itu ikut menerjunkan diri ke sungai namun sang puteri dan suaminya tewas ke dalam sungai tersebut. Oleh sebab itu untuk mengenang mereka dibangunlah kuil kuil di Pulau Kemaro tersebut.
  1. Air Terjun Lematang Indah
air-terjun-lematang-indahBagi anda yang menyukai dengan wisata air jangan lupa untuk datang ke tempat wisata yang satu ini. Tempat wisata air terjun ini memiliki air yang menyegarkan. Lokasi air terjun ini ada di kota Pagar Alam. Tinggi dari air terjun sendiri adalah 40 meter. Memang air terjun tersebut tidak terlalu tinggi namun volume airnya banyak tidak seperti air terjun yang lainnya. Keindahan air terjun ini terletak pada pemandangan yang ada di sekitar air terjun tersebut. Tidak hanya pemandangan yang ada di air terjun saja yang indah namun sepanjang perjalanan menuju ke tempat wisata air terjun, pengunjung akan disuguhkan pemandangan yang asri serta hawa yang sejuk.
Sedikit tips bagi anda yang ingin datang ke tempat ini sebaiknya usahakan datang saat cuaca benar benar cerah. Jangan datang ke tempat ini saat musim hujan, selain kondisi air terjun mengkhawatirkan, jalan menuju air terjun juga sangat licin. Musim penghujan juga bisa membuat banjir sewaktu waktu bisa terjadi di lokasi air terjun tersebut. Berwisata boleh boleh saja namun jangan lupa juga untuk memperhatikan faktor resiko yang bisa terjadi disana jika kita datang disaat yang tidak tepat.
  1. Gunung Dempo Palembang
gunung-dempo-palembangLokasi wisata lainnya yang tidka boleh dilewatkan adalah Gunung Dempo di Palembang. Tempat wisata ini sangat cocok bagi anda yang menyukai suasana pegunungan dan suasana asri nan hijau. Obyek wisata di tempat wisata ini adalah pengunjung bisa melihat Gunung Dempo dari arah kejauhan. Di sekitar Gunung Dempo ada perkebunan teh menghijau yang siap memanjakan mata anda. Lokasi tempat wisata ini ada di Kabupaten Lahat. Sayangnya untuk bisa ke lokasi wisata ini dibutuhkan waktu sekitar 6 jam lamanya dari pusat kota Palembang. Jarak untuk menuju ke lokasi ini adalah 25 km. Untuk menuju ke lokasi wisata in anda bisa menggunakan bus umum dari kabupaten Lahat menuju ke daerah Pagar Alam. Setelah itu anda harus menggunakan bus lain dengan jarak tempuh 9 km agar bisa sampai ke perkebunan teh dan juga pabrik teh yang berada di lereng Gunung Dempo.
Itulah beberapa temat wisata di Palembang yang menarik untuk dikunjungi. Ketika anda ingin mengunjungi tempat wisata tersebut sebaiknya memperhatikan faktor cuaca dan juga kondisi tempat wisata saat itu. Hal itu bertujuan agar liburan yang anda lakukan menyenangkan dan juga aman.

Admin Friday, December 9, 2016